Friday, February 27, 2009

Perempuan Berkalung Sorban



Siang tadi, 27 Februari 2009 pukul 12.45-13.40 di musholla teknik tercintaah ada diskusi muslimah. Tema yang diangkat yakni seputar film kontroversial ‘Perempuan Berkalung Sorban’ yang dimainkan oleh aktris cantik Revalina S. Temat.

Di awal diskusi, uni Moli ,yang berperan sebagai pemimpin diskusi, menyulut semangat kami. Beliau mengatakan bahwa mahasiswa adalah kaum intelektual yang sudah sepatutnya peduli dengan isu semacam ini. Mahasiswa tidak boleh hanya menerima suatu isu secara mentah-mentah tanpa menganalisisnya terlebih dahulu. Mahasiswa harus kritis.

Analisis yang dilakukan meliputi: siapa, dimana, kapan, proses, kenapa, siapa saja yang terkena dampak dari isu tersebut, serta apa yang harus dilakukan terhadap isu tersebut.

Diskusi dimulai dari pembahasan mengenai siapa yang terkait dengan isu tersebut.

Siapa

Film PBS berangkat dari sebuah novel karya X. Novel yang dipenuhi dengan muatan pornografi (terdapat banyak perumpaan yang dapat meningkatkan birahi pembacanya) tersebut terbit pada tahun 2000.

Berdasarkan informasi yang Uni Moli peroleh, novel tersebut tidak laris terjual di pasaran. Novel tersebut baru ‘booming’ setelah film PBS yang diputar di bioskop-bioskop di Indonesia menuai kontroversi dari berbagai pihak.

Film PBS disutradarai oleh Hanung Bramantyo, seorang sineas muda yang multi talenta. Beliau adalah lulusan IKJ. Track Recordnya dalam blantika perfilman Indonesia tidak perlu dipertanyakan lagi. Entah sudah berapa film yang mendapat label best movie berhasil digarapnya, sebagai contoh salah satu film berlabel Islami ‘A2C’.

Namun sayang, dibalik kepiawaiannya tersebut, beliau disinyalir kurang bahkan tidak melakukan konsultasi dengan ahli syari’at maupun ustadz-ustadz sebelum membuat film-film yang bermuatan islam. Sehingga, terjadi beberapa penyimpangan pada film-film berlabel Islami yang beliau garap.

Selain penulis dan sutradara, kita juga perlu mengetahui, siapa yang memproduseri film kontroversial PBS.

Film ini diproduseri oleh Star Vision, mafia sinetron yang berhasil menelurkan film-film sampah dan dapat merusak moral anak bangsa. Seperti yang kita ketahui, selama ini, Star Vision selalu menyuguhkan tayangan yang menjual kemewahan, seksualitas, dan kekerasan.

Yang lebih mengejutkan lagi, film ini didanai oleh Ford Foundation* (salah satu lembaga yang mendukung kebiadaban Israel). Innalillahi…

Setelah itu diskusi berlanjut ke ‘dimana, kapan, dan seterusnya.’

Dimana

Film PBS ditayangkan di beberapa kota besar di Indonesia mulai dari bioskop kelas teri sampai kelas kakap.

Intinya, target dari pemutaran film PBS tersebut adalah semua kalangan masyarakat di Indonesia, mulai dari yang ‘tidak berduit’ sampai ke yang ‘bermandikan duit’.

Kapan&proses

Film tersebut bersetting tahun 70-an akhir (awal 80-an).

Mungkin teman-teman menganggap hal ini gak ada kaitannya dengan kenapa film tersebut patut diberi label ‘gak banget’. Tapi tunggu dulu, jangan berkesimpulan terlalu dini.

Teman-teman masih ingat dengan film Sang Murabbi khan? Sebuah film yang menceritakan mengenai kebangkitan dakwah di Indonesia. Film ini bersetting tahun 70-an akhir (sama dengan film PBS).

Film PBS dengan Sang Murabbi sama-sama bersetting tahun 70-an akhir, namun muatan yang diusung oleh kedua film tersebut sangat bertolak belakang.

Film PBS menceritakan mengenai aturan Islam yang terlalu mengekang kebebasan perempuan dalam mengaktualisasikan dirinya. Menurut nia, film PBS berupaya menggambarkan mengenai betapa terkungkungnya perempuan saat aturan Islam diberlakukan, yakni saat era kebangkitan dakwah.

Selain setting film, kita juga menganalisis mengenai kapan film tersebut diputar. Film PBS diputar di awal Januari 2009, saat dimana Bangsa Israel laknatulloh menyerang Palestina. Hal tersebut bukan sekedar kebetulan, melainkan sebuah rencana global yang disusun dengan sangat rapih oleh zionis laknatulloh.

Masih inget dengan film 3 do’a 3 cinta??? Film 3 do’a 3 cinta diputar di beberapa bioskop di akhir desember 2008 (menjelang penyerangan Israel ke Gaza). Film yang dimainkan oleh aktris cantik Dian Sastrowardoyo dan aktor tampan Nicholas Saputra serta mendapatkan berbagai penghargaan Internasional (memenangkan salah satu award di Perancis) tersebut disinyalir merupakan salah satu strategi yang telah disusun rapih oleh kaum zionis laknatulloh.

Sungguh mengherankan bukan?? Mengapa film yang ‘flat’ kayak 3 Do’a 3 Cinta bisa mendapatkan berbagai penghargaan Internasional. Sidik punya selidik, film tersebut didanai oleh salah satu lembaga di Amerika .

Yang lebih mengejutkannya lagi, ternyata skenario film tersebut telah dibuat tiga tahun yang lalu, tapiii kenapa baru ditayangkan saat menjelang penyerangan Israel ke Gaza??? Udah gitu, pada film tersebut berulang kali di’muncul’kan QS 2:120.

Sekali lagi, tentu bukanlah sebuah kebetulan khan??!!

Kenapa

Disinyalir salah satu alasan mengapa film PBS digarap yakni adanya ‘pemaksaan’ yang dilakukan oleh aktivis feminisme kepada Hanung Bramantyo.

Kaum feminisme tidak menyukai muatan yang disampaikan pada film A2C (legalisasi poligami). Menurut mereka, ajaran Islam sangatlah me’rugi’kan kaum perempuan. Oleh karena itu, mereka ingin membuat ‘tandingan’ yang menceritakan sebuah dongeng mengenai ‘betapa menderitanya seorang perempuan bila syariat Islam ditegakkan’. Selain itu, kaum feminisme ingin mengangkat sebuah isu bahwa perempuan dapat mengaktualisasikan dirinya secara optimal bila tidak terikat dengan sebuah pernikahan.

Siapa saja yang terkena dampak dari pemutaran film PBS

Tentunya, yang terkena imbas adalah semua kalangan. Film tersebut berupaya untuk membuat sebuah paradigma dimana aturan Islam sangatlah merugikan perempuan. Diskriminasi terhadap perempuan. Proud to be a muslimah. InsyaAlloh…

Analisis terakhir adalah apa yang harus dilakukan

Dari hasil diskusi, diperoleh beberapa masukan nie, diantaranya:

Belajar Islam lagi and lagi… Mulai dari aqidah, fiqih, tafsir Qur’an, bahasa Arab, Shiroh Nabawiyah, serta tafsir Hadist. Fardhu ‘ain hukumnya tuk mempelajari semua ilmu tersebut. Bismillah. Yuks kita belajar!!!
Lakukan pencerdasan ke orang laen semampu kita. Bisa melalui diskusi ringan, blog, ato fesbuk
Jadilah pribadi yang subhanalloh. Buktikan kalo muslim tu cerdas.
Semangat!!! Yakinlah dengan pertolongan Alloh dalam setiap situasi dan kondisi.

*

Yach, sekian laporan nia dari TKT (tempat kumpul TOP)alias mustek, hehe. Semoga bermanfaat ya!

27 februari 2009, pukul 22.20 WIB

@ kosan tercintaah

Thursday, February 26, 2009

At Tiin dan Al Ashar

Kajian Surat At tiin ayat 4-6

Ayat 4

Ciptaan Alloh dapat dikelompokkan menjadi 5, yakni:

Benda mati. Unsurnya fisik dan jasad.
Tumbuh-tumbuhan. Unsurnya fisik dan jasad, serta ruh. Namun statis dan tidak memiliki akal.
Hewan. Unsurnya fisik dan jasad, serta ruh sehingga dapat bergerak. Namun tidak memiliki akal.
Makhluk ghaib. Tidak bisa dilihat dan didengar, namun ada. Contohnya: malaikat, iblis, jin. (QS 7:27)
Manusia. Unsurnya fisik dan jasad, serta ruh sehingga dapat bergerak. Memiliki akal. Manusia adalah makhluk yang sempurna.

Ayat 5

Yang dimaksud dengan kehinaan di sini terkait dengan tingkah laku manusia.

Manusia harus senantiasa berperilaku baik, seperti: hormat pada orang tua serta sayang-menyayangi karena Alloh, bila tidak mau mendapatkan kehinaan.

Ayat 6

Orang yang beriman dimuliakan oleh Alloh di dunia dan akhirat.

Iman dapat menuntun manusia untuk tidak akan berputus asa. Orang yang beriman akan menghadapi setiap tantangan dengan tegar dan sabar.

Bersama kesulitan pasti ada kemudahan.

Iman dapat menjaga manusia. Seorang anak yang beriman akan senantiasa menghormati ayah dan ibunya serta berbuat yang sebaik-baiknya untuk membuat ayah dan ibunya tersenyum bahagia.

Seperti firman Alloh dalam QS 10:62-65, bahwa dalam hidup selalu ada tantangan. Manusia yang beriman akan selalu bersyukur saat menghadapi tantangan, karena itu merupakan salah satu bentuk perhatian dan kasih sayang Alloh.

Wali-wali Alloh tidak akan takut pada permasalahan hidup. Iman mereka selalu meningkat sampai tingkat takwa.


Kajian surat al-ashr

Waktu dikelompokkan ke dalam tiga bagian, yakni: kemarin, hari ini, dan akan datang.

Ada 5 misteri Alloh, yakni: hari kiamat, turunnya hujan, kelahiran, kematian, dan masa yang akan datang.

Masa yang akan datang merupakan sebuah misteri. Tidak ada yang dapat menjamin kalau kita masih dapat hidup esok hari.

Oleh karena itu, kita harus senantiasa beribadah kepada Alloh seakan-akan kita akan mati esok hari.

Beribadah dengan sebaik-baiknya.

Alloh telah memberikan kehidupan secara free kepada kita.

Maka sudah sepatutnya kita bersyukur.

Jadilah pribadi yang dikenang orang lain karena kebaikannya.



Kajian di mesjid Al Furqon, Juragan Sinda, Depok.

26 Februari 2009

Tuesday, November 4, 2008

Yuk Berpikir!


Seringkali kita beranggapan kalo berpikir itu merupakan sebuah pekerjaan berat yang menjemukan. Bahkan ada yang beranggapan kalo untuk berpikir, kita harus menjauhkan diri dari keramaian and meninggalkan segala urusan yang bisa mengganggu proses berpikir tersebut (katanya sie gitu). Tapi, apa iya… setelah mengasingkan diri, hasil yang diperoleh lebih excellent?! Belom tentu juga khan. Malah terkadang, alih-alih ingin berpikir ato nyari inspirasi, kita malah bengong ato ngayal gak jelas. Ya gak sie?? Kalo udah gitu khan, berabe’ jadinye. Hehe.

Lagi-an ngapain repot-repot menyepi segala, berpikir itu khan… gak mesti dengan cara menyepi!

Oya,,, sebelum ngebahas lebih lanjut, mending kita kenalan dulu ama yang namanya ‘berpikir’. Okeh?!

Menurut bahasa, berpikir adalah mengupayakan ato mengerahkan segala kemampuan akal and pikiran ‘tuk menghasilkan sebuah keputusan (output dari proses berpikir tersebut). See?! Gak ada tuh embel-embel nyepi ato ngasingin diri.

Berpikir itu bisa dimana and kapan aja. Yang dibutuhkan dalam berpikir itu hanyalah usaha yang ikhlas karena Alloh dalam mengerahkan akal and pikiran. Yaa,,, intinya sie, mikir yang bener-bener aja gitu.

Pada dasarnya, kita memiliki kewajiban ‘tuk berpikir secara mendalam ato bahasa kerennya merenung. Alloh berfirman dalam Al Qur’an kalo Al Qur’an itu diturunkan kepada kita (manusia) ‘tuk dipikirkan and direnungkan.

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (merenungkan) ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran”. (QS. Shaad, 38: 29).

So, udah merupakan kewajiban bagi kita ‘tuk berpikir secara mendalam ato merenung khan?!

>>Terus, dimana and kapan kita harus berpikir??

Khan, di awal udah dibilang kalo berpikir itu bisa dimana and kapan aja. Maksudnya… kita bisa mengerahkan akal and pikiran kita dalam segala situasi and kondisi, dengan catatan selama hal yang kita pikirkan itu bermanfaat and tentunya bisa menambah berat amal ibadah kita di hari pengHisaban nanti. Inget, pertanggungjawaban di akhirat itu gak hanya sebatas apa yang kita lakukan, tapi juga apa yang kita pikirkan.

So, mulai sekarang,, hati-hati dalam berpikir yaa. Jangan sampe kita berpikir ‘tuk sesuatu hal yang gak jelas ato biasa dibilang ngayal yang gak bermanfaat. Kalo kebanyakan ngayal, bisa-bisa linglung and tampang kayak orang bingung nantinya. Hehe.

Ya suw, sekian bahasan singkat mengenai berpikir.

InsyaAlloh kita udah tau and paham kalo berpikir itu bukanlah sesuatu hal yang berat bin menjemukan, melainkan pekerjaan yang sangat menyenangkan!! Karena dengan berpikir, kita telah berusaha tuk mensyukuri salah satu nikmat yang udah Alloh limpahkan, yakni akal and pikiran. Yaa, jangan sampe otak kita jadi tumpul gara-gara jarang dipake buat mikir. Hehe.

Lagi-an juga, mikir itu khan gratis!! So, selama mikir itu gratis and gak dilarang (malah diwajibkan), teruslah berpikir (tentunya yang bermanfaat yaa).

Semoga hasil pemikiran kita bisa bermanfaat… gak hanya buat kita, tapi juga buat orang-orang di sekitar kita.
Amin.

Oke, kalo gitu,,, selamat berpikir!! Selamat menemukan hal-hal baru dengan aktivitas berpikirmu itu. Semangat!!

Manusia


Terkadang apa yang kita raih gak sesuai dengan yang kita impikan.

Seringkali kita mengusahakan sesuatu hal, sampai harus mengorbankan beberapa hal yang ‘terbaik’ (menurut kita), tapi tetap saja impian itu belum bisa kita raih.

Lalu, dimanakah letak kesalahannya?

Apakah kita masih kurang dalam berusaha??

Ataukah ada yang salah dengan niat kita di awal??

Lantas, bagaimana cara meluruskannya, supaya impian bisa diraih, tanpa harus meninggalkan lebih banyak lagi jejak ‘kekecewaan’ di dalam hidup kita??

Manusia

Manusia adalah makhluk yang lemah and mudah rapuh. Seringkali merasa bosan and berputus asa saat impian yang diinginkannya belum berhasil diraih. Kecewa. Lantas menganggap bahwa berdo’a adalah hal yang sia-sia. Aneh memang…

Padahal, Alloh aja gak pernah bosan tuk mendengarkan pinta manusia.

Pertanyaannya sekarang, sebegitu dangkalkah pikiran manusia, sampai-sampai keimanannya hanya sebatas berapa banyak do’a yang udah dikabulkan oleh Alloh. Picik. Licik.

Alloh adalah Maha Pengasih and Penyayang. Sesungguhnya, Alloh mengasihi setiap manusia, namun Dia hanya menyayangi manusia-manusia pilihanNya.

Bayangkan, Alloh tetap mengasihi manusia, walaupun seringkali manusia itu lalai and melupakanNya.

Alloh Maha Adil. Dia tetap memberikan kesempatan hidup and beribadah yang sama, yakni 24 jam perhari, tanpa pengecualian. Sekarang, tinggal bagaimana caranya manusia dapat memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Supaya apa?? Supaya Alloh menyayanginya. Supaya apa?? Supaya hidup manusia selalu berkah.

Lantas gimana caranya supaya disayang Alloh?? Simple aja. Takwa. Jalankan semua perintahNya and jauhi laranganNya.

Lalu? Berniatlah hanya karena Alloh dalam mengerjakan setiap pekerjaan, walau hanya memungut duri di jalan sekalipun.

Lalu?? Berusahalah yang terbaik sambil terus berusaha memperbaiki niat. Karena seringkali niat di awal tidak terjaga sampai akhir.

Lalu??? Pasrahkan semuanya kepada Alloh. Yakinlah bahwa Dia akan memberikan yang terbaik.

Kalau ternyata hasil yang diraih gak sesuai dengan yang kita impikan, gimana?? Ingatlah, Alloh gak hanya menilai hasil, tapi juga proses dalam mendapatkan hasil tersebut.

Selain itu, yakinlah bahwa Alloh lebih mengetahui apa-apa yang terbaik bagi manusia dibandingkan manusia itu sendiri.

Terkadang apa yang menurut manusia baik, belum tentu baik di hadapan Alloh, begitu pula sebaliknya.

So, tetap semangat yaa!!

Thursday, September 25, 2008

Arti Sebuah Rumah Bagiku



Rumah adalah sebuah tempat dimana seorang ayah dapat melepaskan penat dan lelahnya setelah seharian bekerja.

Rumah adalah sebuah tempat dimana seorang ibu dapat memberikan kasih sayang dan senyum terbaiknya kepada keluarga yang dicintainya.

Rumah adalah sebuah tempat dimana seorang anak dapat merasa aman setelah seharian menuntut ilmu dan berinteraksi dengan dunia luar, guna mengembangkan dirinya.

Rumah bukanlah sebuah ‘benda’ yang hanya terdiri dari tumpukan batu bata yang dilumuri semen.

Bukan pula susunan keramik yang dijadikan alas tuk berpijak.

Tapi, lebih dari itu…

Rumah adalah syurgaku. Sebuah tempat dimana aku, ayah, ibu, dan saudara-saudaraku dapat merasakan oase ketenangan. Dimana, di dalamnya, kami dapat menambah keimanan kepadaNya. Dimana, di dalamnya, dipenuhi dengan aktivitas ibadah (sholat, tilawah Al Qur’an, dan lain sebagainya) kepadaNya.

Rumah adalah majelis ilmuku. Sebuah tempat dimana aku, ayah, ibu, dan saudara-saudaraku dapat saling bertukar pengalaman, menambah wawasan berpikir, dan saling melengkapi sehingga menjadi sinergi ilmu.

Rumah adalah ‘washing machine’ ku. Sebuah tempat dimana aku, ayah, ibu, dan saudara-saudaraku dapat membersihkan diri dan saling mengoreksi.

Keluarga adalah pakaianku, dimana aibku dapat terjaga. Insya Alloh.

Inilah arti sebuah rumah bagiqu…
Bagaimana denganmu??

**

Mungkin… saat ini, belum kumiliki rumah seperti impianku… Tapi Insya Alloh, aku sedang berusaha tuk menjadikan rumahku sesuai dengan impianku… Dan semoga ‘rumahku kelak’ dapat sesuai dengan impianku… Doakan yaa… Amin ^-^

Inspired by AA Gym

Monday, September 22, 2008

Meet ‘n Greet Dunia-Akhirat



Subhanallah…
Hari sabtu kemarin, Nia jalan-jalan keliling Depok bareng Dyas. Seneng banget. Soalnya banyak ‘hal-hal’ lucu, aneh, and ajaib!

Banyak tempat yang kami datangi. Mulai dari Mesjid Walikota Depok, GIP Expo, Rumah Dunia FLP, Mall Depok, Mesjid UI, sampe duduk-duduk gak jelas di pinggir danau UI dekat Balairung.

Huaaa…
Pokoknya seruuu banget! Sampe-sampe Nia bingung harus mulai cerita darimana^^
Tapi, karena Nia sayang ama kalian, So… Nia mau sharing pengalaman-pengalaman indah di hari sabtu kemarin.

Jadi gini ceritanya…
Nia and Dyas janjian jam setengah 8 buat mengawali ‘rekreasi’ ke Mesjid Walikota Depok. Soalnya ada kajian hadist gitu di sana. Subhanallah, materinya dalem banget. Mengenai hadist 17, berbuat baik. Selesai ikut kajian, kami solat dhuha. Biar hati jadi adem ayem and tentrem.
Terus, kami lanjutin ‘rekreasi’ ke GIP Expo. Jauuuuuh banget. Agak di pedalaman Depok gitu. Hehehe. Di sana kami ikut workshop penulisan. Pembicaranya kereen! Udah gitu dapat sertifikat gratis lagi. Selesai dari workshop, kami shopping buku murah di bazarnya GIP. Woow! Diskon sampe 45%. Tapi sayang, buku yang Nia cari gak ada. Padahal Nia mau beli kumpulan juz 28,29,30, al hadist and al matsurat gitu. Hikzz!! Alhasil Nia gak beli apa-apa. Tapi Dyas beda, dia ngeborong gitu. Beli ampe 6 buku loch. Campuran fiksi and non fiksi. (asyik, Nia bisa pinjem)

Abis dari sana, kami naik ojek ke arah Margonda. Terus naik angkot and turun di terminal. Sampe sana perut kami lapeeeeeeeeer banget! Secara ya, udah siang. Ya suw, akhirnya kami makan bakso plus minum es teh manis. Wuih, seger tenan^^

Udah gitu kami lanjutin ‘rekreasi’ ke Rumah Dunia FLP di jalan Keadilan dengan naik angkot. Panas. (Jadi ngebayangin neraka, di dunia aja panasnya kayak gini, gimana di neraka ya?! Astaghfirullah. Jauhkan hamba dan keluarga hamba serta ummat muslim di dunia dari siksaan api neraka ya Allah. Amin. ) Ohya, selain panas, perjalanan ke sana juga so far far away. (kayak nama kerajaannya Fiona, istrinya Shrek. hehehe). Gara-gara panas plus jauh, Nia sampe agak sensi gitu. Emosi gak jelas, naik turun gak karuan. Akhirnya Nia mutusin buat muroja’ah sepanjang perjalanan. Soalnya ada tugas buat ngapalin Ar rahmaan dari mbak. Alhamdulillah, perasaan jadi lebih tenang, tentram and nyaman.  Saking nyamannya, Nia jadi ketiduran di angkot. (Mungkin juga gara-gara semalam tidurnya malem banget kali ya?? Jam setengah 2 an gitu. Soalnya harus nyelesain artikel buat lomba penulisan mengenai perekonomian di Kalimantan Barat. Deadline tanggal 10 mei. Hari itu juga. Alhamdulillah, artikelnya sekarang udah selesai.) Pokoknya, Nia gak tau udah berapa lama ketiduran di angkot, tapi yang pasti, pas Nia bangun, kami udah nyampe di Rumah Dunia. Alhamdulillah. Senengnya. Ohya, kami berkunjung ke sana soalnya mau daftar jadi anggota FLP Depok. Soalnya kami suka nulis. Mulai dari tulisan yang ‘agak bisa’ dibaca sampe yang ‘sedikit bisa ‘ dibaca. Hehehe.

Sampe rumah dunia, Nia and Dyas minta izin ke mbak di sana buat numpang solat dzuhur. (Soalnya, waktu di GIP kami gak bisa solat. Tempat solat GIP nyampur di aula gede gitu. Jadinya gak Pewe kalo harus solat di sana). Selesai solat, kami nyeritain tujuan kedatangan kami ke sana. Mungkin belum rezeki kali ya, kata mbak and mas di sana, gelombang pendaftaran anggota FLP baru dibuka lagi bulan agustus. Hikzz… Walaupun begitu, kami masih bisa koq ikutan acaranya mereka. Hikzz… Padahal kan, kami mau jadi anggota FLP untuk memenuhi prasyarat buat ikutan lomba novel yang diadain FLP. Hikzz… Ya suw, abis ngomong-ngomong sebentar ama mbak and mas di sana, kami pamit buat pulang.

Kemudian ‘rekreasi’ kami berlanjut ke Mall Depok. Jadi ceritanya Dyas mau beli sepatu ‘pesenan abahnya’ buat KP. Hehehe… Sepatunya bagus  dech. Terus kami turun ke lantai bawah pake lift. Soalnya Nia gak bisa baik naik escalator yang turun. Kalo yang naik si gak masalah. Tapi kalo yang turun, big no! (Waktu itu Nia pernah ngeliat mami jatuh dari escalator di Gramedia Matraman, waktu itu mami lagi hamil gede adek Nia yang ke dua. Alhamdulillah, mami and adek Nia gak kenapa-napa. Tapi Nia?! Shock! Secara ya waktu itu masih kecil. Bahkan sampe sekarang masih sering kebayang-bayang. Makanya agak parno juga kalo ngeliat escalator).

Selesai dari shopping ^^, kami naik angkot yang arah balik ke kober. Sampe kober kami mampir dulu di toko buku faudzan buat beli buku yang Nia pengen. Abis itu kami beli burger di Joe’s Burger buat dimakan di MUI. Soalnya hari ini ada ngaji gitu. Ohya, wangi burgernya enak! Nia pesen yang pake cheese, kalo Dyas gak. Soalnya dia gak terlalu suka keju. Udah gitu kami juga pesen the poci. Subhanallah. Segeeer.

Terus kami jalan kaki ke MUI. Sampe di sana kami dapat kabar kalo ngaji hari ini gak jadi. Soalnya pada banyak yang ada urusan. Hikzzz… Kasian Dyas. Padahal dia gak jadi tuk pergi ke Gamais ITB buat datang ngaji hari ini. Tapi ngajinya malah gak jadi. Sabar ya ukh^^.  Ya suw, akhirnya kami stay sebentar di MUI buat numpang solat ashar.

Selesai solat kami mutusin buat makan burger plus muroja’ah di pinggir danau MUI. Sepanjang perjalanan di pinggir danau, kami ngerasa aneh plus takut gitu. Soalnya di tiap pohon ada penghuninya!! Cewek-cowok yang lagi pacaran. Hehehe…

Pas di pinggir danau, Nia ketemu sama Aisyah, my lovely sister,  and beberapa temennya. Mereka minta Nia and Dyas untuk diwawancarai buat tugas akhirnya. Jadi mereka dapat tugas buat meneliti keadaan lingkungan di sekitar UI, khususnya danau UI samping Balairung. (Semoga aja outputnya bisa dijadikan bahan kebijakan UI terkait dengan kebersihan lingkungan). Ohya, mereka anak biologi. Jadi kerjaannya yang berhubungan ama alam gitu. Hehehe. Ternyata wawancaranya direkam pake V-cam gitu. Ya suw, alhasil kami jadi artis mendadak. Syuting. Terus film perdana kami nantinya bakal diputar di… Departemen Biologi, di depan para dosen plus mahasiswa/I angkatan 2005. Hehehe…
Seneng.

Selesai disyuting, Aisyah and temen-temennya pamit buat wawancarain pengunjung danau UI yang laen. Terus kami mulai cari tempat Pewe buat menikmati burger enak yang tadi kami beli di kober^^
Gak lama kemudian, selesai makan burger, adzan magrib berkumandang. Syahdu banget. Akhirnya kami mutusin buat solat magrib di MUI. Abis itu kami balik ke kutek bareng Ifa (ketemu di MUI). Tapi sebelumnya kami mampir dulu ke ATM and Alfamart psikologi, terus ke selasar lobi teknik. Soalnya Nia mau ngeliat pengumuman lomba karikatur gitu. Hehehe… Nia punya hobi gambar plus buat komik juga loch.

Selesai dari teknik baru kami balik ke kosan.

Subhanallah. What a tired day! Upz, salah! Maksudnya What a wonderful day!
Terima kasih Allah^^
Banyak hal yang Nia pelajari hari itu. Mulai dari aktivitas buat akhirat (ngaji) sampe buat dunia. Pokoknya Dunia ama Akhirat kayak ngadain meet and greet gitu dech. Hehehe.

Nia belajar beberapa makna kehidupan. Tentang makna kesabaran, keikhlasan, and satu lagi kesehatan. Bayangin, kalo sabtu kemarin nia sakit ato not delicious body (hehehe) pasti gak bisa ‘rekreasi’ kan?? That’s why kita harus selalu mesyukuri nikmat sehat ini. Karena sesungguhnya manusia seringkali lalai terhadap dua nikmat yang udah Allah kasih, and salah satunya itu Kesehatan!

Guys, semoga kita selalu terhindar dari golongan orang-orang yang kurang bersyukur ya. Amin…



(Minggu pagi, pukul sebelas pagi, and belum mandi^^)

Tobat

 
Banyak kesalahan dan dosa kita lakukan. Banyak rambu larangan syariat Allah kita langgar. Untunglah Allah membukakan pintu tobat buat hamba-hamba yang berlumur dosa dan kesalahan. Lalu sesudah itu bereslah.
Namun jangan lupa, banyak hamba Allah yang malu dan tak mampu mengakui dosa-dosanya. Dan ia bimbang antara dosa dan tobat.
Petiklah pelajaran dari rintihan para pendosa yang ingin bertobat!!
Ketahuilah, urusan tobat bukanlah perkara mudah, sebab jalan ke arah pintu tobat banyaklah rambu dan rintangannya.
(dikutip dari resensi buku Aku Ingin Tobat…, karya Muhammad Shaleh Al-Munajid ; dengan beberapa perubahan)



Pernah gak sie,,, kamu ngerasa capek, lelah, buntu, ‘kehilangan’ and segala perasaan aneh laennya yang gak bisa dideskripsikan dengan untaian kata??

Coba cek lagi dech, apakah beberapa hari terakhir ini ada maksiat yang udah kamu lakukan.?! Ato, apakah ada ‘the big things’ yang terlupa?!

Ya, mungkin saat itu kamu sedang memasuki fase pencarian Allah.

Kamu rindu ama yang namanya belaian kasihNya, perhatianNya, and yang terpenting hidayahNya.
Stop! Jangan pernah sekalipun berpikir kalo fase ini gak berpengaruh tuk hidupmu.

Saat kamu merasakan semua ‘perasaan aneh’ itu, tandanya kamu ingin kembali pada fitrahmu sebagai seorang makhluk. Yakni tunduk and patuh ama yang menciptakannya, yakni Allah SWT.
Kalo kamu udah sampe ke fase ini, mending buruan tobat! Jangan sampe hidayah ini berlalu begitu saja tanpa sebuah makna. Inget, belom tentu hal ini akan menghampirimu lagi. Mungkin aja ini kesempatan terakhirmu tuk mengakui and memohon ampun atas segala kekhilafan and kesombongan diri yang udah kamu lakukan.

Jangan sampe menyesal di kemudian hari!

Tobat!

Semoga Allah mengampuni segala dosamu (and aqu) and mempermudah jalanmu (and aqu)   tuk istiqomah di jalan yang penuh cinta and kasihNya ini.


tobat bukanlah perkara mudah, sebab jalan ke arah pintu tobat banyaklah rambu dan rintangannya’

semangat!!