Banyak kesalahan dan dosa kita lakukan. Banyak rambu larangan syariat Allah kita langgar. Untunglah Allah membukakan pintu tobat buat hamba-hamba yang berlumur dosa dan kesalahan. Lalu sesudah itu bereslah.
Namun jangan lupa, banyak hamba Allah yang malu dan tak mampu mengakui dosa-dosanya. Dan ia bimbang antara dosa dan tobat.
Petiklah pelajaran dari rintihan para pendosa yang ingin bertobat!!
Ketahuilah, urusan tobat bukanlah perkara mudah, sebab jalan ke arah pintu tobat banyaklah rambu dan rintangannya.
Ketahuilah, urusan tobat bukanlah perkara mudah, sebab jalan ke arah pintu tobat banyaklah rambu dan rintangannya.
(dikutip dari resensi buku Aku Ingin Tobat…, karya Muhammad Shaleh Al-Munajid ; dengan beberapa perubahan)
Pernah gak sie,,, kamu ngerasa capek, lelah, buntu, ‘kehilangan’ and segala perasaan aneh laennya yang gak bisa dideskripsikan dengan untaian kata??
Coba cek lagi dech, apakah beberapa hari terakhir ini ada maksiat yang udah kamu lakukan.?! Ato, apakah ada ‘the big things’ yang terlupa?!
Ya, mungkin saat itu kamu sedang memasuki fase pencarian Allah.
Kamu rindu ama yang namanya belaian kasihNya, perhatianNya, and yang terpenting hidayahNya.
Stop! Jangan pernah sekalipun berpikir kalo fase ini gak berpengaruh tuk hidupmu.
Saat kamu merasakan semua ‘perasaan aneh’ itu, tandanya kamu ingin kembali pada fitrahmu sebagai seorang makhluk. Yakni tunduk and patuh ama yang menciptakannya, yakni Allah SWT.
Kalo kamu udah sampe ke fase ini, mending buruan tobat! Jangan sampe hidayah ini berlalu begitu saja tanpa sebuah makna. Inget, belom tentu hal ini akan menghampirimu lagi. Mungkin aja ini kesempatan terakhirmu tuk mengakui and memohon ampun atas segala kekhilafan and kesombongan diri yang udah kamu lakukan.
Jangan sampe menyesal di kemudian hari!
Tobat!
Semoga Allah mengampuni segala dosamu (and aqu) and mempermudah jalanmu (and aqu) tuk istiqomah di jalan yang penuh cinta and kasihNya ini.
‘tobat bukanlah perkara mudah, sebab jalan ke arah pintu tobat banyaklah rambu dan rintangannya’
semangat!!
No comments:
Post a Comment