Friday, July 2, 2010

Berkenalan dengan PABX

PABX (Private Automatic Branch Exchange) merupakan sentral telepon dalam suatu lokasi tertentu.

Beberapa jenis PABX
1. Digital
2. Analog
3. Hybrid, gabungan digital dengan analog

Bagian PABX
1. Cabinet Rack
2. Power Supply
3. Extention Card
4. Trunk Card
5. Option Card

Interkoneksi PABX merupakan gabungan 2 (dua) atau lebih PABX menjadi 1 (satu) sistem kesatuan.
Fungsinya untuk penghematan biaya.
Aplikasinya pada komunikasi antara kantor pusat dengan kantor cabang.
Dengan disatukannya PABX, maka untuk melakukan komunikasi antara kantor pusat dengan kantor cabang melalui telepon, tidak memerlukan biaya pulsa, cukup komunikasi internal saja.

Proteksi pada PABX
Salah satu penyebab kerusakan pada sistem PABX adalah adanya gangguan petir.

Untuk meminimalisasi kerusakan yang disebabkan oleh gangguan petir tersebut, perlu dilakukan proteksi pada sistem, baik internal maupun eksternal.
Karena penggunaan AVR (Automatic Voltage Regulator) dan UPS (Uninterruptible Power Supply) pada sistem instalasi listrik sebelum masuk ke PABX tidak cukup reliable dalam mencegah terjadinya kerusakan pada sistem tersebut yang disebabkan oleh gangguan petir.
Karena AVR hanya mampu mengantisipasi naik turunnya tegangan, tapi tidak mampu mengantisipasi lonjakan impuls litrik yang berkecepatan mikro detik.
Sedangkan penggunaan UPS hanya membantu power up sistem bila terjadi pemutusan listrik sesaat.

- Eksternal
Pemasangan surge arrester atau surge protection device
- Internal
Perangkap lonjakan impuls listrik (untuk penjelasan lebih lanjut, bisa digugling. hehe..)
Perangkap tersebut dipasang di sumber kabel data, sumber power listrik, dan sumber RF cable yang terletak di incoming sistem PABX.

Sumber :
id.wikipedia.org/wiki/PABX
migas_indonesia@yahoogroups.com

No comments:

Post a Comment