Saturday, March 14, 2009

Tegas dan Kasih Sayang

Beberapa hari yang lalu, tepatnya Senin, 9 Maret 2009, umat muslim di seluruh dunia memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Sejatinya, moment tersebut dapat memacu kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Pribadi yang dapat senantiasa meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW.

Dalam QS. Al Fath : 29, terdapat beberapa sifat Nabi Muhammad SAW beserta para pengikutnya, yang seharusnya menjadi sifat-sifat kita yang juga mengaku sebagai pengikutnya. Beberapa sifat yang dimiliki Nabi Muhammad SAW, yakni:

Asyiddaa

Artinya tegas. Nabi Muhammad merupakan pribadi yang tegas. Beliau tidak mudah gentar dan takut dalam menghadapi segala macam perlakuan buruk yang diterimanya, sejak beliau masih berada dalam kondisi lemah.

Beliau senantiasa bersemangat dan semakin kuat dalam menegakkan Islam. Beliau tidak mudah gempur dengan rayuan, baik berupa harta, tahta, maupun wanita.

Tegas dalam bersikap wajib dimiliki oleh setiap muslim. Kita harus bersikap tegas dalam setiap sektor kehidupan, termasuk dalam mencegah kemungkaran dan menyerukan kepada yang ma’ruf.

Salah satu contoh sikap tegas adalah ketegasan dalam mengikuti Pemilu. Pilihlah sesuai dengan kata hati dan jangan mudah digoyahkan dengan rayuan apapun.

Mulailah bersikap tegas kepada diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita.

Yeah, saksikan bahwa saya seorang muslim!


Ruhamaa
Artinya kasih sayang. Nabi Muhammad SAW memiliki sifat kasih sayang yang sangat luas, bukan hanya kepada muslim, manusia, binatang, tapi juga kepada alam semesta.

Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi semesta alam.

Bila kita perhatikan, saat ini, sedikit sekali manusia yang menyayangi alam. Akibatnya, banyak terjadi musibah alam, seperti banjir bandang, angin puting beliung, angin puyuh, dan musibah alam lainnya. Semua itu tidak semata-mata karena kehendak Alloh, tapi juga karena campur tangan manusia yang tidak lagi sayang kepada alam.

Islam adalah agama yang mengajarkan kasih sayang.

Islam tidak mengenal hari kasih sayang (baca: Valentine).

Dalam Islam, tiada hari tanpa kasih sayang.

Yeah, jadilah pribadi yang senantiasa memiliki rasa sayang terhadap alam semesta beserta isinya.

*

Sumber: Kajian di Mesjid Al Furqon, Depok

14 Maret 2009. 05.03 WIB

No comments:

Post a Comment