Thursday, April 2, 2009

Yuk Nulis!



Ide. Menulis bukanlah sekedar membuat report. Untuk membiasakannya diperlukan keberanian untuk menulis apa saja yang bisa kita tulis. Oleh karena itu, kita harus memiliki ide supaya tulisan mengalir, mendalam, tetapi tetap sederhana.

Ada beberapa cara yang dapat diterapkan supaya kita bisa memeroleh ide, yakni:
• Bangkitkan perasaan
• Pertajam keterampilan
• Kuatkan pengetahuan

Selain itu, ide harus…
• Idealis. Jangan biarkan idealisme kita luntur
• Orisinil
• Hasil modifikasi juga boleh. ATM (amati, tiru, dan modifikasi)
• Solutif
• Layak dibaca orang lain
• Memunyai nilai jual

Planning untuk membukukan tulisan. Tanpa planning, ide yang sudah bagus akan buyar. Setelah tulisan rampung, pikirkan, buku itu sebenarnya ingin dibaca oleh siapa.

Pembukuan. Ada beberapa tahapan yang harus diterapkan dalam proses pembukuan, yakni:
• Lakukan segmentasi dan bidik target pasar yang tepat
• Tentukan kategorinya, fiksi atau non fiksi
• Tentukan jenis buku diantaranya anak-anak (dongeng), kiat sukses, pengembangan diri, ilmu pengetahuan, dan hobi
• Tentukan outline
• Mengetahui anatomi buku diantaranya halaman muka, isi, dan halaman penutup

Tips ‘n trik supaya tulisan dapat diterbitkan, yakni:
• Print. Tulisan sebaiknya dikirimkan dalam bentuk hard copy dan hindari halaman bolak-balik. Setelah diprint, tulisan di jilid spiral kawat. Sebisa mungkin, halaman depan dan belakang tulisan dilaminating
Hal tersebut bertujuan untuk memperbagus tampilan tulisan, sehingga layak menjadi prioritas untuk dibaca.
• Kirim ke penerbit yang sesuai dengan segmentasi tulisan kita
• Kenal dengan editor
• Setelah tulisan rampung, masukan ke dalam amplop. Jangan lupa sertakan kata pengantar, synopsis, CD atau disket, dan perangko balasan
• Tanyakan apakah tulisan kita layak diterbitkan

Isi buku. Manusia dinilai bukan hanya dari penampilan luarnya, tetapi juga dari pemikirannya. Sama halnya dengan buku. Bagus tidaknya sebuah buku dinilai dari isinya. Semakin bagus isinya, maka semakin bagus pula buku tersebut.

Isi buku terkait dengan kredibilitas kita. Sebisa mungkin kita harus memerhatikan hal-hal yang terkait dengan isi buku tersebut diantaranya kesan terakhir (anti klimaks), lampiran, glossary, referensi (dari wawancara, catatan harian, dan lain-lain) serta keakuratan data.

Semua orang bisa menulis. Sayangnya, tidak semua orang menyadarinya. Tulis!! Itulah kuncinya. Mulailah menulis dari sekarang!

Awali menulis dengan berdoa supaya mendapatkan hidayah dari Allah dan hasil tulisan kita dapat bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, ciptakan suasana tenang dan nyaman supaya hasilnya optimal.

Yuk Nulis!!

No comments:

Post a Comment